Palembang, 10 September 2026 — Suasana penuh khidmat dan kebanggaan mewarnai pelaksanaan Yudisium Mahasiswa Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Palembang Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung di Kampus Sukabangun Poltekkes Kemenkes Palembang, Kamis (10/9/2026), menjadi momentum penting bagi 115 mahasiswa Program Studi Diploma III Kesehatan Gigi yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan dinyatakan lulus.
Yudisium menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik mahasiswa sekaligus awal dari pengabdian mereka sebagai tenaga kesehatan. Dalam laporan pendidikan Jurusan Kesehatan Gigi, yudisium merupakan pengukuhan kelulusan peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan dan memenuhi kompetensi, termasuk dinyatakan kompeten dalam uji kompetensi nasional. Para lulusan selanjutnya berhak menyandang gelar Ahli Madya Kesehatan (A.Md.Kes).
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang Muhamad Taswin, S.Si., Apt., M.M., M.Kes., jajaran wakil direktur, para ketua jurusan, dosen, tenaga kependidikan, panitia yudisium, mitra pelayanan kesehatan, serta tamu undangan. Kehadiran pimpinan institusi menunjukkan dukungan terhadap proses pendidikan sekaligus menjadi bagian penting dalam memberikan motivasi kepada para lulusan sebelum memasuki dunia kerja.
Di bawah kepemimpinan Ketua Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Palembang drg. Sri Wahyuni, M.Kes., capaian lulusan tahun akademik ini menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dari total 115 peserta yudisium, seluruhnya dinyatakan lulus dengan rata-rata IPK 3,41. IPK tertinggi mencapai 3,80, sedangkan IPK terendah berada pada angka 3,26. Bahkan, seluruh peserta atau 100 persen lulusan memiliki IPK minimal 3,25.
Prestasi tersebut semakin lengkap dengan capaian predikat kelulusan. Sebanyak 34 orang atau 29,57 persen memperoleh predikat pujian, sementara 81 orang atau 70,43 persen memperoleh predikat sangat memuaskan. Selain itu, tingkat kelulusan tepat waktu tercatat mencapai 98,28 persen dengan rata-rata masa studi tiga tahun. Dari sisi kompetensi, seluruh mahasiswa yang mengikuti yudisium juga dinyatakan kompeten 100 persen berdasarkan keputusan Kolegium Terapis Gigi dan Mulut Indonesia.
Bagi drg. Sri Wahyuni, M.Kes., capaian tersebut menjadi gambaran keberhasilan proses pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan kompetensi dan profesionalisme calon tenaga kesehatan gigi. Hal tersebut sejalan dengan komitmen Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Palembang dalam menyiapkan lulusan yang mampu berkontribusi dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat. Komitmen terhadap profesionalisme tersebut juga tercermin dalam berbagai kegiatan pendidikan dan praktik mahasiswa Jurusan Kesehatan Gigi.
Selain capaian akademik, para peserta yudisium juga menorehkan berbagai prestasi di tingkat nasional, regional, maupun lokal. Di antaranya prestasi poster pada konferensi internasional, medali emas Olimpiade Bahasa Inggris Nasional, juara lomba poster, prestasi olahraga tenis meja dan futsal, MTQ, lomba cover lagu, hingga fotografi. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki ruang untuk mengembangkan kreativitas, bakat, kemampuan komunikasi, dan karakter.
Momentum yudisium juga menjadi kesempatan bagi institusi untuk memberikan pesan kepada para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan. Direktur Poltekkes Palembang Muhamad Taswin, S.Si., Apt., M.M., M.Kes. menjadi bagian penting dalam prosesi pengukuhan dan penetapan peserta yudisium. Kehadiran pimpinan memberikan makna bahwa keberhasilan lulusan merupakan bagian dari keberhasilan institusi dalam menyiapkan sumber daya manusia kesehatan yang berkualitas.
Sementara itu, Ketua Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Palembang drg. Sri Wahyuni, M.Kes. bersama jajaran dosen dan tenaga kependidikan turut menjadi bagian dari perjalanan panjang para mahasiswa hingga mencapai tahap akhir pendidikan. Dukungan akademik, pembelajaran, praktikum, pembinaan, serta pendampingan selama masa studi menjadi fondasi bagi lulusan untuk menghadapi tantangan pelayanan kesehatan di tengah masyarakat.
Yudisium ini pada akhirnya bukan sekadar seremoni kelulusan. Di balik 115 nama yang dikukuhkan terdapat perjuangan mahasiswa, dukungan orang tua, dedikasi dosen dan tenaga kependidikan, serta komitmen institusi. Para lulusan diharapkan mampu menjaga nama baik almamater, terus mengembangkan kompetensi, menjunjung tinggi integritas, serta memberikan pelayanan kesehatan gigi yang profesional dan humanis.
Dengan capaian akademik yang membanggakan, kelulusan uji kompetensi 100 persen, serta beragam prestasi yang telah diraih, 115 lulusan Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Palembang Tahun Akademik 2025/2026 kini siap melangkah menuju dunia profesional. Pesan yang mengemuka dalam momentum ini sederhana namun kuat: ilmu yang telah diperoleh hendaknya diwujudkan dalam pengabdian nyata bagi masyarakat dan pembangunan kesehatan.
Selamat kepada seluruh lulusan. Semoga ilmu, kompetensi, dan pengalaman selama menempuh pendidikan menjadi bekal untuk bekerja secara profesional, berintegritas, dan ikhlas dalam memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat.
Wrote – Compilation and Publish by RiZa














