Palembang – Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Palembang menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 pada 23–24 Juli 2026. Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Tenaga Kesehatan Gigi yang Profesional, Adaptif, Berintegritas, dan Berjiwa Melayani,” kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan akademik, memahami nilai-nilai profesi, serta membangun karakter sebagai calon tenaga kesehatan gigi yang kompeten, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi dan presensi kehadiran peserta, kemudian dilanjutkan dengan acara pembukaan yang berlangsung khidmat. Acara dibuka oleh Master of Ceremony (MC), dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Poltekkes Kemenkes Palembang. Ketua Jurusan Kesehatan Gigi, drg. Sri Wahyuni, M.Kes., secara resmi membuka kegiatan PKKMB sekaligus menyampaikan sambutan kepada seluruh mahasiswa baru. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa PKKMB bukan sekadar, kegiatan pengenalan lingkungan kampus, melainkan menjadi langkah awal dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai profesionalisme, serta mempersiapkan mahasiswa baru menjadi tenaga kesehatan gigi yang unggul, beretika, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Acara pembukaan kemudian dilanjutkan dengan prosesi penyematan name tag kepada perwakilan mahasiswa baru sebagai simbol diterimanya mahasiswa baru menjadi bagian dari keluarga besar Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Palembang.
Selama hari pertama pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi yang memberikan gambaran menyeluruh mengenai kehidupan akademik di Jurusan Kesehatan Gigi. Materi diawali dengan pemaparan Profil Jurusan Kesehatan Gigi yang memperkenalkan sejarah, visi, misi, serta arah pengembangan jurusan. Selanjutnya, mahasiswa baru dibekali pemahaman mengenai budaya, etika, tata krama, dan norma kehidupan kampus sebagai landasan dalam membangun sikap profesional selama menjalani pendidikan.
Materi berikutnya membahas kurikulum dan sistem pembelajaran di lingkungan Jurusan Kesehatan Gigi, sehingga mahasiswa memperoleh gambaran mengenai proses pembelajaran teori maupun praktikum yang akan dijalani selama masa studi. Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai plagiarisme dalam penulisan ilmiah sebagai upaya menanamkan budaya akademik yang menjunjung tinggi kejujuran dan integritas.
Untuk memperkuat karakter mahasiswa, panitia menghadirkan materi mengenai pembentukan karakter melalui organisasi kemahasiswaan serta pengenalan organisasi profesi sejak dini, yang diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kemampuan bekerjasama, dan kesadaran akan pentingnya organisasi dalam pengembangan kompetensi mahasiswa. Kegiatan hari pertama juga diisi dengan sesi ice breaking, diskusi dan tanya jawab, serta penugasan pembuatan mind mapping yang dipresentasikan oleh mahasiswa sebagai bentuk refleksi terhadap materi yang telah diterima.
Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan senam bersama sebagai bentuk implementasi pola hidup sehat sekaligus membangun semangat kebersamaan di antara mahasiswa baru. Selanjutnya, peserta mengikuti materi mengenai pembelajaran praktikum di laboratorium, mahasiswa entrepreneur, peran mahasiswa dalam transformasi kesehatan gigi, serta penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Berbagai materi tersebut memberikan wawasan kepada mahasiswa baru mengenai pentingnya pengembangan kompetensi akademik, inovasi, serta kontribusi nyata kepada masyarakat melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sebagai bagian dari pembentukan karakter, mahasiswa baru juga memperoleh materi mengenai peran mahasiswa terhadap tindak pidana korupsi, yang bertujuan menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas sejak dini. Selanjutnya, peserta diperkenalkan dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kesehatan Gigi melalui pemaparan mengenai fungsi organisasi kemahasiswaan sebagai wadah pengembangan minat, bakat, kepemimpinan, serta pengabdian mahasiswa.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi Sikap Seorang Muslim di Era Modern dan Digital, kemudian peserta mengikuti Campus Tour untuk mengenal berbagai fasilitas yang tersedia di lingkungan Jurusan Kesehatan Gigi. Mahasiswa baru juga diberikan kesempatan untuk menampilkan minat dan bakat, mengikuti sesi Sharing with Alumni, serta berpartisipasi dalam berbagai games yang bertujuan membangun kekompakan, komunikasi, dan rasa kebersamaan antarmahasiswa baru.
Menjelang berakhirnya kegiatan, panitia memberikan penghargaan kepada peserta melaluipenyematan King dan Queen PKKMB, Mahasiswa Baru Terbaik, serta Kakak Tingkat Terbaik sebagai bentuk apresiasi atas semangat, kedisiplinan, dan partisipasi aktif selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Rangkaian PKKMB Jurusan Kesehatan Gigi Tahun Akademik 2026/2027 kemudian secara resmi ditutup oleh Ketua Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Palembang, drg. Sri Wahyuni, M.Kes. Dalam penutupannya, beliau menyampaikan harapan agar seluruh mahasiswa baru mampu menerapkan nilai-nilai yang telah diperoleh selama PKKMB sebagai bekal dalam menjalani proses pembelajaran di perguruan tinggi, serta terus mengembangkan diri menjadi tenaga kesehatan gigi yang profesional, adaptif, berintegritas, dan berjiwa melayani.
Melalui penyelenggaraan PKKMB ini, Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Palembang berharap seluruh mahasiswa baru mampu beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi, memahami budaya akademik, menjunjung tinggi etika profesi, serta mengembangkan potensi diri sebagai calon tenaga kesehatan gigi yang profesional, adaptif, berintegritas, dan berjiwa melayani. Semangat yang diusung dalam kegiatan ini diharapkan menjadi bekal awal bagi mahasiswa baru untuk menempuh pendidikan dengan penuh tanggung jawab, mengukir prestasi, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat di masa yang akan datang.
Wrote by Amellia Ramadhani / Compilation and Publish by RiZa






